
Belanja secara online kian marak dan kian diminati di Indonesia. Dengan kelebihan dari nilai kepraktisan, belanja online menjadi alternative pilihan yang menyenangkan. Agar terhindar dari bahaya penipuan atau kekecewaan, ada beberapa tips yang patut Anda perhatikan.


1. Cek guestbook website penjual dan testimoni orang-orang yang sudah pernah membeli di butik online tersebut. Hal ini sangatlah penting untuk mengecek kredibilitas penjual pakaian online murah yang sebenarnya. baik.
2. Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai butik online tersebut. Misalnya, butik pakaian online yang pernah direview di website atau koran tentu lebih meyakinkan. Selain itu, butik yang menggunakan host sendiri juga biasanya dapat lebih dipercaya daripada butik pakaian online yang menggunakan jasa multiply atau blogger, walaupun hal ini tidak 100% benar – banyak juga kok butik online di multiply yang sangat bagus!
3. Berhati-hatilah dalam bertransaksi. Sebisa mungkin jangan gunakan kartu kredit Anda untuk berbelanja di butik pakaian online yang baru anda temui. Informasi standar yang Anda berikan pada penjual pakaian biasanya hanya nama, alamat, nomor telepon, atau mungkin nomor rekening untuk mengembalikan uang sekiranya terjadi refund. Jangan pula langsung percaya pada janji-janji manis penjual pakaian murah yang belum tentu benar.
4. Beli dalam kuantitas kecil dulu. Jika Anda belum yakin dengan kredibilitas penjual, cobalah belanja pakaian dalam kuantitas kecil dulu, sehingga anda tidak terlalu kecewa karena lapar mata dan ternyata produk yang diinginkan tidak sesuai harapan.
5. Ikuti kata hati. Jika Anda tidak merasa sreg dengan seorang penjual, dan melihat tanda-tanda kurang beres dari penjual pakaian murah lebih baik Anda tidak melanjutkan transaksi atau melakukan cash on delivery dengan penjual tersebut saat belanja pakaian online.
6. Cash on delivery. Tentu saja, beberapa butik online tidak memiliki sistem cod atau sebelum belanja pakaian. Namun jika bisa, alangkah lebih baik dan aman jika anda dapat bertemu langsung dengan sang penjual dan bertransaksi. Kedua pihak menguntungkan. Jika tidak memungkinkan, mungkin bisa bertransaksi dengan sistem dp, yang tentu saja harus berdasarkan persetujuan bersama